Postingan

Ramuan Pembasuh Dosa dan Obat Penyakit Hati

Hasan Al Bashri ra. berkata, "Ketika saya berjalan-jalan mengelilingi kota Bashrah dan di pasarnya dengan seorang pemuda ahli ibadah, tiba-tiba saya melihat seorang tabib yang sedang duduk di atas kursi. Dia dikerumuni oleh laki-laki, perempuan dan anak-anak. Di tangan mereka masing-masing terdapat gelas yang berisi air. Mereka meminta resep obat untuk penyakitnya. Kemudian pemuda yang bersamaku itu maju ke depan tabib tersebut, lalu ia berkata: " Wahai Tabib, apakah kamu punya obat yang mampu membersihkan dosa dan menyembuhkan penyakit hati? " Maka si Tabib itu menjawab yang artinya sebagai berikut: " Ambillah sepuluh macam ramuan. Ambillah akar pohon fakir bersama akar-akar pohon tawadhuk (kerendahan hati), jadikanlah/campurkanlah padanya tumbuhan taubat. Taruhlah ke dalam lumpang keridhaan, tumbuklah dengan penumbuk qana’ah, simpan di kuali taqwa, lalu tuangkanlah padanya air malu, didihkanlah dengan api mahabbah, tuangkanlah ke gelas syukur, kemudian kipasilah d...

Siksaan Bagi Orang yang Banyak Tertawa

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. sebagai berikut: مَنْ كَثُرَ ضَحْكُهُ عُوْقِبُ بِعَشْرِ عُقُوباَتٍ: أَوَّلُهَا يَمُوْتُ قَلْبُهُ، وَيَذْهَبُ المَاءُ مِنْ وَجْهِهِ، وَيَشْمُتُ بِهِ الشَّيْطَانُ، وَيَغْضَبُ عَلَيْهِ الرَّحْمٰنُ، وَيُنَاقَشُ بِهِ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَيَعْرُضُ عَنْهُ النَّبِيُّ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَتَلْعَنُهُ المَلاَئِكَةُ، ويَبْغَضُهُ أَهْلُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِيْنَ، وَيَنْسَى كُلَّ شَيْءٍ، وَيَفْتَضِحُ يَوْمَ القِيَامَةِ " Barangsiapa banyak tertawa, maka ia akan disiksa dengan sepuluh macam siksaan, yaitu; hatinya akan mati, tidak punya rasa malu, disenangi syaitan, dibenci oleh Allah Yang Maha Penyayang, di hari kiamat (nanti) ia akan di munaqasyah, Nabi Saw. berpaling daripadanya di hari kiamat (nanti), dikutuk oleh malaikat, dibenci oleh ahli langit dan ahli bumi, lupa terhadap semua perkara dan ia akan merasa malu ." Seorang ulama berkata: " Tertawanya orang mukmin adalah suatu kelalaian dari hatinya ."  Dalam sebuah hadits juga telah d...

Teriakan yang Setiap Hari Dilontarkan Oleh Bumi

Sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah riwayat, bahwa Anas bin Malik ra. berkata yang artinya sebagai berikut: “ Sesungguhnya bumi, setiap hari selalu meneriakkan sepuluh kalimat, yaitu: Wahai anak cucu Adam, engkau mengerjakan segala sesuatu diatas punggungku, tapi akan kembali ke dalam perutku. Engkau maksiat diatas punggungku, dan akan disiksa di dalam perutku. Engkau tertawa diatas punggungku, tapi menangis dalam perutku. Engkau bersuka ria diatas punggungku, tapi akan bersusah payah dalam perutku. Engkau mengumpulkan harta dich tas punggungku, tapi menyesali di dalam perutku, engkau makan barang haram diatas punggungku, tapi engkau dimakan cacing dalam perutku. Engkau hidup gembira diatas punggungku, tapi akan hidup merana dalam perutku. Engkau diatas punggungku dapat hidup disinari matahari, bulan dan lampu, tapi didalam perutku engkau akan kegelapan. Dan engkau dapat menghadiri perkumpulan-perkumpulan diatas punggungku, tapi engkau nanti didalam perutku akan sendirian ."...

Hak-hak Bagi Orang Yang Bertaubat

Sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian ahli hukama berikut ini: يَنْبَغِي لِلعَاقِلِ إِذَا تَابَ أَنْ يَفْعَلَ عَشْرَةَ خِصَالٍ، إِحْدَاهَا إِسْتِغْفَارٌ بِاللِسَانِ، ونَدَمٌ بِالقَلْبِ، وَإِقْلاَعٌ بِالبَدَنِ، والعَزْمُ عَلىَ أَنْ لاَ يَعُوْدُ أَبَدًا، وَحُبُّ الآخِرَةِ، وَبُغْضُ الدُّنْيَا، وَقِلَّةُ الْكَلاَمِ، وَقِلّةُ الأَكْلِ وَالشُّرْبِ حَتَّى يَتَفَرَّغَ لِلْعِلْمِ وَالعِبَادَةِ، وَقِلَّةُ النَّوْمِ "Seyogyanya bagi orang berakal yang ingin bertaubat untuk melaksanakan sepuluh hal, yaitu: lisannya selalu membaca istighfar, hatinya menyesali dosa (yang telah diperbuatnya), badan mencabut kembali dosa, bertekad untuk selamanya tidak akan mengulangi kembali perbuatan dosa, cinta akhirat, membenci duniawi, sedikit bicara, sedikit makan dan minum, sehingga dapat mencurahkan untuk ilmu dan ibadah, dan sedikit tidur ." Istighfar ialah pernyataan mohon ampun atas dosa yang telah diperbuatnya kepada Allah, misalnya dengan mengucapkan : اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ ذَاالجَلاَلِ وَالإ...

Nasihat-nasihat Luqman Al Hakim

Sebagaimana pesan Luqman kepada putranya yang bernama Tsaran sebagai berikut: يَابُنَيَّ إِنَّ الحِكْمَةَ أَنْ تَعْمَلَ عَشْرَةَ أَشْيَاءَ: تُحْيِي القَلْبَ المَيِّتَ، وَتُجَالِسُ المَسَاكِيْنَ، وَتَتَّقِي مُجَالِسَ المُلُوكِ، وَتُشَرِّفُ الوَضِيْعُ، وَتُحَرِّرُ العَبِيدَ، وَتُؤْوِي الغَرِيْبَ، وَتُغْنِي الفَقِيرَ، وَتَزِيْدُ لِأَهْلِ الشَّرَفِ شَرَفًا وَلِلسَّيِّدِ سُوْدَدًا " Wahai anakku, sesungguhnya letak Al Hikmah itu berada dalam sepuluh hal, yaitu: hendaklah engkau menghidupkan kembali hati yang mati, bergaullah dengan orang-orang miskin, menjauhi bergaul dengan para raja, mengangkat derajat kaum rendahan, memberikan kemerdekaan kepada hamba sahaya, melindungi orang terasing, menolong orang fakir, merangkaikan kemuliaan orang mulia dan hendaknya pula memperkuat kepemimpinan si pemimpin ." Selanjutnya Luqman menyatakan pula yang artinya sebagai berikut: " Sepuluh hal tersebut lebih berharga daripada harta, ia merupakan benteng dari ketakutan,perlengkapan dalam pep...

Nama-nama Kitab Al Qur’an

Diriwayatkan dari Al Fadhal ra. bahwa ia berkata sebagai berikut: سَمَّى اللّٰهُ تَعَالَى كِتَابَهُ بِعَشْرَةِ أَسْمَاءٍٍ: قُرْآنًا، وَفُرْقَانًا، وَكِتَابًا، وَتَنْزِيْلاً، وَهُدَى، وَنُورًا، وَرَحْمَةً، وَشِفَاءً، وَرُوْحًا، وَذِكْرًا "Allah menyebut kitab-Nya dengan sepuluh nama, yaitu: Al Qur’an, Al Furqan, Al Kitab, Al Tanzil, Al Huda, An Nuur, Ar Rahmah, Asy Syifa’, Ar Ruh dan Adz Dikr." Adapun untuk nama-nama Al Qur’an, Al Furqan, Al Kitab dan Al Tanzil, itu sudah masyhur (terkenal). Sedang untuk nama-nama Al Huda, An Nuur, Ar Rahmah dan Asy Syifa', adalah berdasarkan firman Allah dalam surat Yunus ayat 57 yang artinya sebagai berikut: "Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian pelajaran dari Tuhan kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin." Untuk nama An Nuur, diterangkan oleh Allah di dalam firman-Nya surat Al Maidah ayat 15 yang artinya sebagai berikut: "Sesungguhnya telah data...

Macam-macam Kesejahteraan

Sebagaimana sabda Rasulullah Saw. berikut ini: العَافِيَةُ عَلَى عَشْرَةِ أَوْجُهٍ، خَمْسَةٌ فِى الدُّنْيَا وَخَمْسَةٌ فِي الآخِرَةِ: فَأَمَّا الَّتِي فِى الدُّنْيَا العِلْمُ، وَالعِبَادَةُ، وَالرِّزْقُ مِنَ الحَلاَلِ، وَالصَّبْرُ عَلَى الشِّدَّةِ، وَالشُّكْرُ عَلَى النِّعْمَةِ، وَأَمَّا الَّتِي فِى الآخِرَةِ فَإِنَّهُ يَأْتِيْهِ مَلَكُ المَوْتِ بِالرَّحْمَةِ وَاللُّطْفِ، وَلاَ يُرَوِّعُهُ مُنْكَر وَنَكِيْر فِى القَبْرِ، وَيَكُوْنُ آمِنًا فِى الفَزَعِ الأَكْبَرِ، وَتُمْحَى سَيِّئَاتُهُ وَتُقْبَلُ حَسَنَاتُهُ، وَيَمُرُّ عَلَى الصِّرَاطِ كَالبَرْقِ اللاَّمِعِ، وَيَدْخُلُ الجَنَّةَ فِى السَّلاَمَةِ "Kesejahteraan itu ada sepuluh macam, lima macam terdapat di dunia dan limanya lagi terdapat di akhirat. Adapun yang lima macam di dunia itu adalah: kesejahteraan ilmu, ibadah, rizqi halal, sabar dalam menghadapi musibah, dan bersyukur ketika mendapat nikmat. Sedang lima macam yang terdapat di akhirat itu adalah: Malaikat pencabut nyawa datang dengan kasih sayang dan lemah lembut, kedatang...